Efektivitas pelatihan SPO perawatan luka pasca operasi dalam peningkatan keterampilan perawat Di RSUD Panembahan Senopati Bautul.

Latar Belakang: Perawat memiliki peran dalam menurunkan risiko infeksi dengan memperhatikan dan melaksanakan perawatan pasien. Tanda awal infeksi luka operasi biasanya berupa demam sehingga apabila terjadi demam pasca operasi diperlukan pemeriksaan lebih teliti dengan membuka balutan luka serta meli...

Full description

Main Author: Nio Angelado
Format: Thesis S2
Language: Bahasa Indonesia
Published: MRS 14 UMY 106 2014
Subjects:
Online Access: http://oaipmh-jogjalib.umy.ac.idkatalog.php?opo=lihatDetilKatalog&id=46369
PINJAM
Summary: Latar Belakang: Perawat memiliki peran dalam menurunkan risiko infeksi dengan memperhatikan dan melaksanakan perawatan pasien. Tanda awal infeksi luka operasi biasanya berupa demam sehingga apabila terjadi demam pasca operasi diperlukan pemeriksaan lebih teliti dengan membuka balutan luka serta melihat luka operasi secara langsung. Bengkak bisa terjadi karena jahitan luka operasi yang terlalu tegang, dalam hal ini palpasi atau perabaan secara gentle pada luka dapat menyingkapkan atau memperlihatkan adanya abses di dalam luka operasi. RSUD Panembahan Senopati memiliki SPO dalam perawatan luka, tetapi masih ada kejadian nursing error. Berdasarkan Laporan penelitian di RSUD Panembahan Senopati, kejadian INOS pada luka operasi 87% infeksi superficial dan 13% deep incision. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperiment. Populasi penelitian, perawat di RSUD Panembahan Senopati. Jumlah sampel 30 perawat dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Checklist observasi. Alat analisis menggunakan Paired t-test. Hasil: Hasil frekuensi penerapan SPO perawatan luka sebelum pelatihan diketahui sebanyak 26 responden (86,7%) melakukan penerapan SPO perawatan luka dengan kategori baik dan sebanyak 4 responden (13,3%) melakukan penerapan SPO perawatan luka dengan kategori kurang baik. Hasil data penerapan SPO perawatan luka setelah pelatihan diketahui bahwa sebanyak 29 responden (96,7%) melakukan penerapan SPO perawatan luka dengan kategori baik dan hanya 1 responden (3,3%) yang melakukan penerapan SPO perawatan luka dengan kategori kurang baik. Terdapat hubungan yang signifikan (sig sebesar 0,042 < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan pelatihan perawatan luka pasca operasi dalam penerapan SPO di RSUD Panembahan Senopati.
Physical Description: 66 hal
ISBN: TES MMR 106