Summary: |
*85 Katarak dan teknik operasi katarak telah di jelaskan di epidemiologi klinis dan studi penelitian dasar. Teknik operasi katarak berpengaruh terhadap perbaikan visus pasien. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui perbandingan keberhasilan operasi katarak ekstrakapsuler dan fakoemulsifikasi dengan membandingkan hasil visus sebelum operasi dan sesudah operasi. Hasil Dari 15 pasien teknik fakoemulsifikasi pada mata kanan didapatkan hasil 11 pasien (73,3%) membaik, 4 pasien (26,7%) tidak membaik. 18 pasien dengan teknik ekstrakapsuler didapatkan hasil 7 pasien (38,9%) membaik, 11 pasien (61,1%) tidak membaik. Pada 15 pasien dengan teknik fakoemulasifikasi pada mata kiri didapatkan hasil 9 pasien (60%) membaik, 6 pasien (40%) tidak membaik. Pada 18 pasien teknik ekstrakapsuler, 7 pasien (38,9%) membaik, 11 pasien (61,1%) tidak membaik. Hasil uji stastistik Chi Square pada mata kanan menunjukan nilai (P 0,048) berarti P<0,005 maka nilai tersebut signifikan sehingga H1 diterima. Pada mata kiri menunjukan nilai (P 0,227) P>0,005 maka nilai tersebut tidak signifikan sehingga H1 ditolak.
Kesimpulan Keberhasilan visus postoperasi fakoemulsifikasi lebih baik daripada ekstraksi katarak ekstrakapsuler pada mata kanan
|