EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRI DENGAN DIAGNOSA DIARE DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT JOGJA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2013

*471 Penggunaan antibiotik yang tidak rasional menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya resistensi antibiotik. Penilaian tingkat rasionalitas penggunaan antibiotika menurut alur Gyssens harus memperhatikan beberapa komponen yang terdiri dari indikasi terapi, karakteristik antibiotika (e...

Full description

Main Author: Putri Nurmawaddah
Format: Skripsi S1
Language: Bahasa Indonesia
Published: PSF 15 UMY 471 2015
Subjects:
Online Access: http://oaipmh-jogjalib.umy.ac.idkatalog.php?opo=lihatDetilKatalog&id=58329
PINJAM
Summary: *471 Penggunaan antibiotik yang tidak rasional menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya resistensi antibiotik. Penilaian tingkat rasionalitas penggunaan antibiotika menurut alur Gyssens harus memperhatikan beberapa komponen yang terdiri dari indikasi terapi, karakteristik antibiotika (efikasi, keamanan penggunaan, harga, serta spektrum), dosis, interval, serta waktu pemberian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibotik pada pasien pediatri dengan diagnosa diare di instalasi rawat inap RS Jogja periode Januari-Desember 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif yang didasarkan pada catatan medis. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengambil seluruh sampel yang termasuk dalam kriteria inklusi dan didapatkan 33 pasien. Penilaian kualitas penggunaan antibiotik ini menggunakan alur Gyssens yang mengacu pada Pedoman Pelayanan Kefarmasian untuk Terapi Antibiotik Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2011. Evaluasi penggunaan antibiotik berpedoman pada The Brazilian Journal of Infectious Disease, Infectious Disease Society of America, Indian Journal of Pediatric, dan Pediatric Dosage Handbook. Hasil penilaian dengan kategori Gyssens didapatkan hasil bahwa sebesar 5,13 % termasuk dalam kategori IV A (tidak rasional karena ada antibiotik lain yang lebih efektif), 5,13 % termasuk dalam kategori IV B (tidak rasional karena ada antibiotik lain yang kurang toksik), 48,72 % termasuk dalam kategori II A (tidak rasional karena dosis tidak tepat). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik berdasarkan kategori Gyysens yang rasional (kategori 0) sebesar 41, 03 % dan tidak rasional sebesar 58,97 % dengan % dari 39 peresepan pada 33 pasien pediatri dengan diagnosa diare di instalasi rawat inap RS Jogja periode Januari-Desember 2013.
Physical Description: 55 hal
ISBN: SKR FKIK 471