Summary: |
*330 Latar Belakang: Salah satu cara untuk meningkatkan derajat
kesehatan gigi pada anak usia sekolah adalah dengan cara menanamkan
perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menggosok gigi disekolah.
Pelaksanaan PHBS menggosok gigi harus didukung dengan pengetahuan
dan perilaku yang dimiliki tiap individu. Dari survey pendahuluan anak
usia sekolah dasar memiliki pengetahuan yang baik, namun belum
menerapkan cara menggosok gigi yang benar dan masih banyak yang
mengalami gigi berlubang.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
pengetahuan siswa tentang menggosok gigi terhadap PHBS menggosok
gigi siswa. Desain penelitian cross-sectional. Teknik sampling
menggunakan stratified sampling didapatkan 131 sampel. Pengumpulan
data dilakukan dengan memberikan kuesioner dan analisa data
menggunakan uji statistik korelasi Spearman’s Rank di SPSS 17.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar siswa
mempunyai pengetahuan cukup sebesar 57,3%, siswa memiliki PHBS
yang baik sebesar 71%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat
hubungan antara pengetahuan siswa tentang menggosok gigi dengan
PHBS menggosok gigi di Sekolah Dasar Se Tamantirto Bantul Yogyakarta
(p=0.000 untuk pengetahuan siswa terhadap menggosok gigi) dan
(p=0,000 untuk PHBS menggosok gigi siswa).
Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian adalah terdapat hubungan
antara pengetahuan siswa tentang menggosok gigi dengan perilaku hidup
bersih dan sehat (PHBS) menggosok gigi di Sekolah Dasar Se Tamantirto
Bantul Yogyakarta. Pengetahuan dan perilaku sangat penting dalam
pelaksanaan PHBS siswa.
Saran: Saran dari penelitian ditujukan kepada sekolah khususnya
yang menangani UKS agar memberikan pembinaan kepada siswa tentang
PHBS menggosok gigi disekolah
|